26 Juli 2014

BIEFIE Peduli

Pemberian santunan kepada anak yatim yg diwakili oleh Ketua Umum BIEFIE Community saudara Rachmat A. Seber, ST.


Lokasi : Panti Asuhan Al Yatama

10 Maret 2014

Rekapitulasi Data Peserta Didik Kota Ternate (Tingkat Sekolah Dasar)



19 Februari 2013

Lomba Foto : TEMA -Jujaru dan Ngungare 2013-

Untuk memfasilitasi dan mewadahi bakat fotografer asal Kota ternate, penulis berinisiatif untuk mengakomodir hasil jepretan kalian dalam blog ini (Ternate Untuk Mereka).

Tema yang diangkat dalam kesempatan kali ini, yakni "JUJARU & NGUNGARE 2013". Penulis mengajak publik untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Ketentuan Umum dan Persyaratan :

  1. Kegiatan ini terbuka untuk umum, dan Warga Negara Indonesia (WNI).
  2. Dalam karya fotonya, peserta dibatasi objeknya (Foto Model) hanya pada nyong-nyong dan nona-nona (Cewek & Cowok, red) yang kisaran umurnya antara 16-28 tahun.
  3. Foto harus diambil di wilayah geografis Kota Ternate.
  4. Semua karya yang diikutkan dalam kegiatan ini, harus dikirimkan melalui email : acal_sigi@yahoo.co.id & acal.sigi@gmail.com
  5. Olah digital diperbolehkan, sebatas perbaikan kualitas foto (sharpening, cropping, color balance, level, dogde / burn dan saturasi warna) tanpa mengubah keaslian objek foto. Tidak diperkenankan mengirimkan foto berupa kombinasi / hasil olahan dari beberapa file (montase). 
  6. Setiap peserta dapat mengirimkan maksimal 3 (tiga) buah foto.
  7. Tidak diperbolehkan mencantumkan nama/judul atau tulisan, grafis atau penanda apapun yang nampak dalam foto. Data peserta dicantumkan dengan, berupa: Judul Foto, Lokasi pengambilan, Nama Peserta, Alamat Peserta, Nomer telepon/HP & Alamat Email.
  8. Peserta tidak dipungut biaya apapun dalam mengikuti kegiatan ini.
  9. Dilarang menyertakan karya foto yang mengandung unsur pornografi, sadisme, dan SARA, serta yang bertentangan dengan nilai-nilai kepatutan dan kesusilaan. 
  10. Peserta haruslah satu-satunya pemilik sah dari seluruh hak kekayaan intelektual atas hasil karya yang dikirimkan. Setiap pelanggaran atas hak kekayaan intelektual orang lain akan diproses secara hukum. Peserta membebaskan pelaksana dan penyelenggara dari setiap gugatan atau tuntutan ganti rugi yang diajukan pihak ketiga atas pelanggaran yang dilakukan oleh peserta dalam kegiatan ini. 
  11. "Model & Property Release" sepenuhnya menjadi tanggung jawab peserta. Pelaksana dan penyelenggara tidak bertanggung jawab atas tuntutan dari pihak foto model ataupun pihak lainnya sehubungan dengan materi kegiatan yang diikutsertakan dalam kegiatan ini.  
  12. Setiap foto yang dikirimkan harus belum pernah diikutsertakan dalam lomba / kompetisi lain dan belum pernah dipublikasikan untuk keperluan yang bersifat komersial serta harus bebas dari setiap kontrak atau ikatan lain yang membatasi peserta dan penyelenggara untuk melakukan publikasi foto tersebut pada media yang berhubungan dengan kegiatan ini. 
  13. Pelaksana dan penyelenggara berhak untuk mendiskualifikasi setiap materi lomba yang diikutsertakan, sebelum, selama, dan sesudah penilaian dilakukan, apabila materi yang diikutsertakan tidak memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.
  14. Hak cipta atas foto pemenang dan terpilih tetap melekat pada fotografer.
  15. Penulis tidak bertanggung jawab atas penyalahgunaan hak cipta oleh pihak ketiga, sehubungan dengan hal ini, peserta tidak dapat melakukan tuntutan apapun juga.
  16. Foto-foto dan file yang diikutkan dalam kegiatan ini tidak akan dikembalikan, dan penulis  tidak akan mempergunakan file / foto yang bukan pemenang untuk keperluan apapun dan akan memusnahkan data file tersebut, demi menjaga / menghargai hak kekayaan intelektual dari para peserta.
  17. Batas penyerahan foto terakhir : 4 November 2013
  18. Penentuan pemenang akan dilakukan pada  : 29 Desember 2013
  19. Pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah akan dilakukan pada Perayaan Hari Ulang Tahun Kota Ternate yang berlangsung pada tanggal 29 Desember 2013.
  20. Dengan keikutsertaannya dalam kegiatan ini, para peserta dianggap telah menerima dan menyetujui seluruh persyaratan.
  21. Keputusan Penulis adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat. 
  22. Penulis tidak melayani segala bentuk surat menyurat dan berbagai korespondensi lainnya. Komunikasi elektronik (via email) dipergunakan hanya untuk pengiriman hasil foto.

Karena tidak ada sponsor dari pihak manapun...hadiahnya hanya berupa Plakat yang akan diserahkan kepada pemenang pada tanggal yang telah ditentukan!!! :)

1 Januari 2013

Tahun Baru 2013 - Kemacetan di ruas Jalan Falajawa 1


Photo By : acal_sigi

20 April 2012

Legu Gam 2012 - Pagelaran 100 Bambu Gila (Baramasuen)


24 Maret 2012

Taman Dodoku Ali


12 Desember 2011

Gamalama Eruption


Photo By : Nurahman Abas

KOMPAS.com - Gunung api Gamalama di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara (Malut), Minggu (11/12/2011) sore kembali meletus. Warga sekitar pujn berhamburan untuk menyelamatkan diri.

Kepala Sub Bidang Pengamatan dan Penyelidikan Gunung Api Wilayah Timur, Kristianto mengatakan di Ternate, Minggu, meletusnya gunung setinggi 1700 meter dari permukaan laut itu, dan hujan abu sudah menimpah Kota Ternate.

Menurut Kristianto, meletusnya Gunung Gamalama disertai dengan gempat letusan yang terjadi pada pukul 17.57 WIT, amplitude 26 mm dengan lama gempa sekitar 15 menit. Selain itu, gempa tremor hembusan menerus amplitude dengan 14 kali gempa hembusan amplitude dengan lama gempa 12-113 detik.

Kristianto mengatakan, Gunung Gamalama terjadi satu kali letusan abu hitam kelabu dengan tebal setinggi 1000 meter di atas puncak gunung dan condong ke selatan. "Hembusan asap umumnya berwarna putih tebal dengan tekanan lemah tinggi sekitar 100 meter di atas puncak condong ke arah timur laut," kata Kristiaanto.

Sebagian warga yang tinggi di sekitar kaki Gunung Gamalama seperti Marikurubu dan Moya nampak keluar rumah dan mengantisipasi berbagai kemungkinan adanya letusan susulan.

Sementara itu, Humas Pusat Kendali Bencana Alam Kota Ternate, Sutopo Abdullah ketika dikonfirmasi meminta agar warga di Kota Ternate tidak panik terkait dengan meletusnya kembali Gunung Gamalama.

"Kami berharap warga Ternate jangan panic, tapi harus tetap waspada dan Pusat Kendali Bencana Alam Kota Ternate pasti akan menyampaikan apa yang harus dilakukan warga terkait meletusnya kembali Gunung Api Gamalama," katanya.

Kendati demikian, status Gunung Gamalama di Kota Ternate masih siaga level III, meskipun aktivitas gunung setinggi 1.700 meter dari permukaan laut itu mulai menunjukkan peningkatan.

Sumber : Kompas.com

6 Desember 2011

Bandara Sultan Babullah Ternate Ditutup


TERNATE, KOMPAS.com - Bandara Sultan Babullah, Ternate, Maluku Utara, ditutup setelah letusan Gunung Gamalama, Senin (5/12/2011) dini hari tadi. Seluruh penerbangan dari dan menuju Ternate dibatalkan.

Kepala Pos Polisi Bandara Sultan Babullah, Ajun Inspektur Dua (Aipda) Ismed Husni, mengatakan, debu vulkanik dikhawatirkan membahayakan penerbangan. Selain menghalangi jarak pandang, debu vulkanik bisa mengganggu kinerja mesin pesawat.

Empat jadwal penerbangan Express Air ke kepulauan di sekitar Maluku Utara, seperti Buli, Sanana, dan Labuha, serta Ambon, dibatalkan. Seluruh penumpang akan diberangkatkan besok pagi setelah bandara kembali beroperasi.

Tiga maskapai lain, yakni Sriwijaya Air tujuan Manado, Batavia Air tujuan Jakarta, dan Garuda Indonesia menuju Makassar, juga dibatalkan.

Begitu pula dengan empat jadwal kedatangan dari Jakarta, Halmahera Timur, dan Makassar, dibatalkan. Suasana Bandara Sultan Babullah pada Senin pagi tampak lengang.

Menurut Zulkarnain, salah satu staf Garuda Indonesia, pihaknya telah memberitahu penumpang bahwa penerbangan dibatalkan.

"Seluruh penumpang yang batal berangkat hari ini akan diprioritaskan pada penerbangan besok, apabila cuaca telah membaik," ungkap Zulkarnain.

Sumber : kompas.com

Gunung Gamalama Meletus, Sebagian Wilayah Ternate Tertutup Abu

Gunung Gamalama di Ternate, Maluku Utara meletus dan menyemburkan abu vulkanik. Akibat kejadian ini sebagian Kota Ternate tertutup abu vulkanik.

"Sebagian kota Ternate tertutup debu," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho saat dihubungi detikcom, Senin (5/12/2011).

Menurut Sutopo, kondisi sebagian wilayah Ternate saat ini gelap gulita karena listrik padam. Sejak malam, Kota Ternate memang diguyur hujan deras..

"Listrik di wilayah kaki Gunung Gamalama padam. Listrik padam bersamaan dengan letusan gunung, tadinya dikira suara petir, ternyata suara gunung meletus," terangnya.

Malam ini Gunung Gamalama kembali meletus. Meski demikian warga diminta tetap tenang.

"Ya memang tadi meletus, tetapi statusnya tetap siaga belum naik lagi ke awas. Warga kita minta untuk tetap tenang," ujar Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Surono saat dihubungi detikcom, Senin (5/12).

Menurut Surono letusan yang terjadi malam ini membuat Gunung Gamalama sempat mengeluarkan abu vulkanik. "Iya ada abu yang keluar tapi warga jangan panik dulu," imbuhnya.

Gunung Gamalama telah dinaikkan statusnya dari waspada ke siaga. Gunung Gamalama merupakan salah satu gunung api yang ada di Provinsi Maluku Utara. Selain gunung ini, masih ada Gunung Gamkonora di Kabupaten Halmahera Barat, Gunung Ibu dan Gunung Dakona yang berada di Kabupaten Halmahera Utara, dan Gunung Kiebesi di Halmahera Selatan. Gunung Gamalama memiliki ketinggian sekitar 1.715 meter di atas permukaan laut.

sumber : detiknews.com

29 November 2011

Bandara Babullah Ternate

Fotografer : Nurahman Abas

Dowora oh Dowora





Fotografer : Zulkarnain A. Latif
Lokasi : Dowora (Kota Tidore Kepulauan)

6 November 2011

Ngara Lamo tahun 1930-an

4 November 2011

Peppi The Explorer mampir di kota Ternate


Tim Trans TV hadir di Kota Ternate untuk shooting program acara Peppy The Explorer, Kamis, 4 November 2011. Kedatangan Peppy ini kontan menghebohkan para pengunjung yang memadati taman Dodoku Ali. Disela-sela aktifitasnya, peppi sempat melayani para pengunjung yang mengajak foto bersama.

26 Oktober 2011

200 sastrawan bertemu di Ternate

Ternate (ANTARA News) - Tidak kurang dari 200 sastrawan dari berbagai provinsi di Indonesia akan bertemu di Ternate, Maluku Utara, 25 - 29 Oktober 2011 guna menghadiri kegiatan Temu Sastrawan Indonesia (TSI) ke-IV.

"Budayawan Emha Ainun Nadjib juga akan hadir pada TSI ke-IV tersebut," kata Sekretaris Panitia TSI ke-IV Dino Umahuk di Ternate, Kamis.

Sastrawan yang akan hadir adalah mereka yang karya sastra dan puisinya lolos seleksi Dewan Kurator TSI ke-IV.

TSI ke-IV juga berisi seminar nasional, musyawarah sastrawan, pesta pora sastra dan pameran serta puluncuran buku.

Kegiatan ini juga demi memperkenalkan kekayaan dan keindahan alam dan budaya Ternate.

"Kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kegairahan sastra di tengah masyarakat Indonesia dan Ternate khususnya, dan mampu mendorong penciptaan-penciptaan serta karya sastra baru," kata Dino.(*)
Editor: Jafar M Sidik

sumber : www.antaranews.com


18 Agustus 2011

Arjuna Membuat SBY Sumringah

JAKARTA — Peringatan HUT Kemerdekaan ke 66 Republik Indonesia (RI) di Istana Negara, sejak pagi telah terkesan penuh aturan protokoler. Sejak dimulainya acara hingga pengibaran bendera oleh pasukan Paskibraka, suasana peringatan hari kemerdekaan berlangsung sangat serius.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang bertindak selaku inspektur upacara juga terlihat serius mengikuti satu persatu rangkaian upacara kenegaraan. Namun semuanya langsung mencair berkat seorang bocah cilik, Arjuna Pratama Djahir.

Dengan balutan baju warna kuning khas Maluku Utara daerah asalnya, Arjuna dengan ciamik membawakan lagu berjudul "Dari Jakarta ke Oslo untuk Bumi Kita". Lagu ciptaan Presiden SBY inipun berkumandang di Istana Negara menghibur para tamu undangan.

Lirik-lirik lagu menjadi semakin apik dengan iringan orkestra dan paduan musik dari Gita Bahana Nusantara. Lagu karya SBY yang berisikan lirik berat dan penuh pesan nasional itupun menjadi luntur dari kesan lagu seremonial. Suara lantang khas
anak-anak ditambah keaktifan Arjuna mengajak tamu undangan untuk ikut bernyanyi bersama, menjadikan suasana upacara yang semula penuh kekakuan menjadi lebih meriah.

Dari atas podium utama acara, berkali-kali Presiden SBY selaku pencipta lagu terlihat sumringah. SBY yang semula tampak serius menyimak satu persatu bait lagu ciptaannya dibuat sesekali tertawa oleh keaktifan Arjuna membawakan lagunya.
Di sampingnya Ibu Negara Ani Yudhoyono dan Wapres Boediono beserta istri tampak ikut terbawa suasana riang ala Arjuna.

Para undangan yang hadir pun terlihat sangat terhibur ketika melihat Arjuna mengajak ikut bernyanyi. ‘’Lagunya sih biasa saja, tapi yang membawakannya lucu, aktif dan suaranya bagus sekali. Jadi bagus lagu Pak SBY,’’ kata Dina (24), salah seorang tamu undangan.

Mantan wakil presiden Jusuf Kalla pun ikut memberikan pujian mengenai lagu SBY tersebut.’’Ya enaklah terdengar,’’ katanya.

Meski menilai secara keseluruhan lagu ciptaan SBY enak didengar namun bagi Guruh Soekarno Putra, lagu tersebut tetap biasa saja. Kata dia, siapapun pasti ingin mendengar karena rasa ingin tahu. ‘’Biasa saja. (Kita) dengerin ingin tahu dan itu cukup baik. (Kalau) soal layak ya tentulah layak,’’ kata Guruh.

Lagu berjudul "Dari Jakarta ke Oslo untuk Bumi Kita" sendiri dikarang SBY dengan semangat misi Indonesia ikut aktif dalam sidang UNFCCC di Oslo sekitar tiga tahun silam. Dalam lirik lagunya, SBY mengajak para pemimpin internasional meneguhkan dan wujudkan komitmen untuk melestarikan lingkungan hidup. Berikut lirik lagunya:

Bumi kita ini taman kehidupan

Hutan dan lautan di relung langit biru
Mari kita bersama cegah kerusakannya
Bersatulah wahai bangsa sedunia
Bersatulah kawan
Bersatu dunia untuk bumi kita

sumber : www.jpnn.com

24 April 2011

'Soya-Soya' Ternate Catat Rekor Baru MURI

Soya-Soya (foto: Rival Fahmi/Okezone)

TERNATE-
Langit di atas kota Ternate terlihat cerah. Matahari bersinar dengan teriknya tanpa ada awan hitam yang bergantung seperti beberapa hari sebelumnya dimana Ternate ‘dihajar’ angin topan dan hujan deras.

Suasana inilah yang mengantar 8.125 siswa dari berbagai tingkatan sekolah mulai SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi yang ingin memecahkan rekor penari terbanyak di Indonesia. Berkumpul di alun-alun depan kedaton Sultan Ternate atau tang disebut Ngara Lamo (lapangan besar) dalam rangkaian festival Soya-soya memeriahkan event tahunan Legu Gam atau pesta rakyat menyambut Hari Ulang Tahun Sultan Ternate Mudaffar Sjah ke-76, Minggu (3/4/2011) sore WIT.

Di tengah lapangan sekitar 6.000 siswa SD se-kota Ternate plus sekitar 2000-an lebih siswa SMP dan SMU serta perguruan tinggi di ruas sisi Ngara lamo yakni jalan Pemuda dan jalan Sultan Khairun, berbaris menunggu komando.

Tepat di pukul 16.30 WIT, dengan satu komando, para penari tersebut sukses memecahkan rekor baru Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan jumlah terbanyak dalam sebuah pentas tarian yang digelar sekitar 30 menit.

Uniknya, diantara para penari tersebut terdapat seorang penari wanita atas nama Umi Bugis, siswa SMU Negeri 10 Ternate. Ini merupakan pertamakalinya seorang wanita menarikan tarian yang merupakan tari perang rakyat Moloku Kie Raha dalam mengusir para penjajah tersebut.

Soya-soya sendiri bisa dikatakan sebagai simbol kebangkitan rakyat Ternate saat Sultan Khairun dibunuh oleh Antonio Pimental, seorang kopral Portugis suruhan jenderal Lopes de Mosquita di benteng Nostra Senora del Rosario yang kini disebut benteng Kastela, diujung Selatan Ternate.

Rakyat Ternate yang marah karena sultannya terbunuh dalam sebuah perundingan yang merupakan muslihat bangsa Portugis itu, kemudian memberontak dibawah pimpinan putra Khairun yakni Baabullah.

Dengan komando seorang Kapita (kepala tentara), yang berasal dari Kayoa, rakyat Ternate akhirnya berhasil mengusir Portugis setelah mengurung rapat benteng tersebut selama lima tahun.

Soya-soya sendiri berarti menggoreng tanpa minyak dimana mengandung makna sanggup atau tidak, misi harus dijalankan meski bertaruh nyawa berupa gerakan memantau, menyerang, mengelak, dan menangkis.

Kini, Soya-soya hanya dilakukan saat adanya upacara adat atau penyambutan tamu daerah. Meski demikian, Soya-soya juga kerap ditampilkan saat festival budaya atau hajatan resmi lainnya.

Terkait dengan pemecahan rekor tersebut, Sultan Ternate Mudaffar Sjah dalam sambutannya mengaku bangga dengan apa yang sudah dilakukan para penari tersebut.

"Ini merupakan tonggak baru kepedulian para generasi muda dalam mewariskan Adat Se Atorang sebagai pegangan hidup rakyat Moloku Kie Raha," ujar Mudaffar.

Usai pementasan tersebut, pihak MURI langsung menyerahkan piagam rekor kepada Sultan Ternate sebagai pemrakarsa hajatan ini yang didampingi oleh Wali Kota Ternate Burhan Abdurachman.
(uky)

Sumber by : http://news.okezone.com

4 Oktober 2010

Putri Pariwisata Maluku Utara 2010



6 Agustus 2010

Tiba di Ternate, SBY Disambut Soya-soya


TERNATE, KOMPAS.com - Setelah terbang selama satu jam dan 10 menit, pesawat Khusus Boeing 737-800 Garuda Indonesia, yang membawa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan rombongan, akhirnya tiba di Bandar Udara Sultan Babullah, Ternate, Maluku Utara, Selasa (3/8/2010) sore pukul 15.45 WIT.

Bersama sejumlah menteri, Presiden Yudhoyoni disambut oleh Gubernur Maluku Utara Thaib Armaiyn dan pimpinan daerah lainnya di tangga pesawat. Mobil Kepresidenan yang semuka disiapkan di landasan, akhirnya tidak digunakan Presiden. Presiden memilih menaiki tangga langsung ke ruang VIP.

Sebelum memasuki ruang VIP, Presiden disambut sekitar 20an anak-anak yang menari Soya-soya. Soya-soya adalah prajurit yang menjaga keamanan Sultan Ternate. Namun, tarian ini bisa digunakan sebagai tanda ucapan selamat datang para tamu penting di Kesultananan Ternate.

Saat meninggalkan ruang VIP Bandara Sultan Babullah, rombongan Presiden disambut dengan rebana yang dimainkan pelajar SLTA dan Majelis Taklim SBY Nurrusallam serta bocah-bocah Sekolah Dasar berseragam sekolah, hingga orang dewasa berpakaian daerah hingga hotel tempat Presiden menginap di kota Ternate. Mereka berteriak-teriak memanggil Presiden.

Selama penerbangan dari Bandar Udara Pattimura, Ambon, Maluku, pesawat kepresidenan beberapa kali terkena guncangan akibat angin kencang. Bahkan, saat mendarat, pesawat agak berguncang dan sedikit oleng karena landasan yang agak bergelombang.

Akan tetapi, akhirnya pesawat mendarat dengan mulus. Sebelumnya, penerbangan menuju Ternate ditunda satu jam lebih akibat hujan deras dan angin di sekitar Bandara Pattimura. Seharusnya, Presiden Dan rombongan terbang menuju Bandar Udara Sultan Babullah, Ternate, Maluku Utara, pukul 13.10 WIT. Namun, karena ditunda, pesawat baru take off pukul 14.15 WIT.

Sumber : www.kompas.com

Maluku Utara Kaya wisata dan Bahari


Pertunjukan tradisional baramasuwen (bambu gila) menjadi atraksi dalam Legu Gam Moloku Kie Raha 2010 atau Pesta Rakyat Maluku Utara 2010 di Lapangan Ngara Lamo, Ternate, Maluku Utara, Maluku, Rabu (7/4). Meskipun diangkat oleh lima orang, bambu tersebut tidak bisa dikendalikan. Bambu itu mengikuti gerak dari sang pawang yang memberikan kekuatan magis pada benda tersebut.

TERNATE, KOMPAS.com - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudbar) Maluku Utara (Malut) memprogramkan pelaksanaan kegiatan wisata bertaraf internasional sebagai salah satu upaya lebih memperkenalkan potensi wisata daerah ini kepada wisatawan mancanegara.

"Kami memprogramkan paling lambat dua tahun ke depan sudah ada kegiatan wisata bertaraf internasional yang digelar di Malut," kata Kepala Disbudbar Malut, Nurlaela Armaiyn di Ternate, Selasa (3/8/2010).

Disbudbar Malut ingin mencontoh penyelengaraan Sail Bunaken di Sulawesi Utara dan Sail Banda di Maluku. Kegiatan wisata bertaraf internasional di ke dua daerah itu sangat efektif dalam memperkenalkan potensi wisata daerah setempat.

Nurlaela mengatakan, Malut memiliki banyak potensi objek wisata menarik, terutama objek wisata budaya dan peninggalan sejarah, objek wisata bahari serta objek wisata ilmiah, khususnya yang terkait dengan keanekaragaman flora dan fauna.

Objek wisata budaya dan peniggalan sejarah yang menarik di Malut di antaranya Kesultanan Ternate, benteng peninggalan kolonial di Ternate, Tidore dan Bacan serta bekas pangkalan Sekutu pada Perang Dunia II di Kabupaten Pulau Morotai.

Sedangkan objek wisata bahari yang menarik di Malut, menurut Nurlaela, di antaranya panorama bawah laut dan keindahan pantai pasir putih. Khusus panorama bawah laut di antaranya di objek wisata Guraici, Teluk Jailolo dan Kepulauan Widi.

Sedangkan objek wisata ilmiah, di antaranya beranekaragam burung di sejumlah kawasan hutan di Ternate dan pulau Halmahera. Burung tersebut ada yang endemik Halmahera yakni burung bidadari atau biasa juga disebut cendrawasih Halmahera.

"Objek wisata tersebut selama ini belum banyak di kenal, terutama luar negeri, oleh karena itu melalui penyelenggaraan kegiatan wisata bertaraf internasional nanti diharapkan potensi objek wisata lebih dikenal di luar negeri," katanya.

Disbudbar Malut selama ini sebenarnya telah berupaya mempromosikan potensi objek wisata tersebut baik melalui jasa internet maupun melalui pameran wisata di berbagai daerah di Indonesia, tapi karena keterbatasan dana sehingga hasilnya belum maksimal.

Nurlaela menambahkan, Disbudbar Malut pada 30-31 Juli 2010 menggelar Festival Guraici di Kabupaten Halmahera Selatan. Kegiatan itu juga merupakan salah satu upaya untuk mempromosikan potensi objek wisata daerah ini.

Sumber : www.kompas.com

29 Juni 2010

Peta Udara Ternate


Selengkapnya : Aksal Achmad Site
 
AksaL Achmad | Powered By Blogspot | © Copyright  2008