6 Desember 2011

Bandara Sultan Babullah Ternate Ditutup


TERNATE, KOMPAS.com - Bandara Sultan Babullah, Ternate, Maluku Utara, ditutup setelah letusan Gunung Gamalama, Senin (5/12/2011) dini hari tadi. Seluruh penerbangan dari dan menuju Ternate dibatalkan.

Kepala Pos Polisi Bandara Sultan Babullah, Ajun Inspektur Dua (Aipda) Ismed Husni, mengatakan, debu vulkanik dikhawatirkan membahayakan penerbangan. Selain menghalangi jarak pandang, debu vulkanik bisa mengganggu kinerja mesin pesawat.

Empat jadwal penerbangan Express Air ke kepulauan di sekitar Maluku Utara, seperti Buli, Sanana, dan Labuha, serta Ambon, dibatalkan. Seluruh penumpang akan diberangkatkan besok pagi setelah bandara kembali beroperasi.

Tiga maskapai lain, yakni Sriwijaya Air tujuan Manado, Batavia Air tujuan Jakarta, dan Garuda Indonesia menuju Makassar, juga dibatalkan.

Begitu pula dengan empat jadwal kedatangan dari Jakarta, Halmahera Timur, dan Makassar, dibatalkan. Suasana Bandara Sultan Babullah pada Senin pagi tampak lengang.

Menurut Zulkarnain, salah satu staf Garuda Indonesia, pihaknya telah memberitahu penumpang bahwa penerbangan dibatalkan.

"Seluruh penumpang yang batal berangkat hari ini akan diprioritaskan pada penerbangan besok, apabila cuaca telah membaik," ungkap Zulkarnain.

Sumber : kompas.com

Gunung Gamalama Meletus, Sebagian Wilayah Ternate Tertutup Abu

Gunung Gamalama di Ternate, Maluku Utara meletus dan menyemburkan abu vulkanik. Akibat kejadian ini sebagian Kota Ternate tertutup abu vulkanik.

"Sebagian kota Ternate tertutup debu," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho saat dihubungi detikcom, Senin (5/12/2011).

Menurut Sutopo, kondisi sebagian wilayah Ternate saat ini gelap gulita karena listrik padam. Sejak malam, Kota Ternate memang diguyur hujan deras..

"Listrik di wilayah kaki Gunung Gamalama padam. Listrik padam bersamaan dengan letusan gunung, tadinya dikira suara petir, ternyata suara gunung meletus," terangnya.

Malam ini Gunung Gamalama kembali meletus. Meski demikian warga diminta tetap tenang.

"Ya memang tadi meletus, tetapi statusnya tetap siaga belum naik lagi ke awas. Warga kita minta untuk tetap tenang," ujar Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Surono saat dihubungi detikcom, Senin (5/12).

Menurut Surono letusan yang terjadi malam ini membuat Gunung Gamalama sempat mengeluarkan abu vulkanik. "Iya ada abu yang keluar tapi warga jangan panik dulu," imbuhnya.

Gunung Gamalama telah dinaikkan statusnya dari waspada ke siaga. Gunung Gamalama merupakan salah satu gunung api yang ada di Provinsi Maluku Utara. Selain gunung ini, masih ada Gunung Gamkonora di Kabupaten Halmahera Barat, Gunung Ibu dan Gunung Dakona yang berada di Kabupaten Halmahera Utara, dan Gunung Kiebesi di Halmahera Selatan. Gunung Gamalama memiliki ketinggian sekitar 1.715 meter di atas permukaan laut.

sumber : detiknews.com

29 November 2011

Bandara Babullah Ternate

Fotografer : Nurahman Abas

Dowora oh Dowora





Fotografer : Zulkarnain A. Latif
Lokasi : Dowora (Kota Tidore Kepulauan)

6 November 2011

Ngara Lamo tahun 1930-an

 
AksaL Achmad | Powered By Blogspot | © Copyright  2008